Ustadz Siddiq Amin

Ustadz Siddiq Amin Wafat

Inna lillahi wa inna ilaihi raaji’un.

Ustadz Siddiq Amin

Ustadz Siddiq Amin

Tidak ada seorang pun yang bisa memprediksikan kapan ia akan dipanggil ke Rahmattullah, kapan iaka akan diminta pertanggung jawaban, tidak ada satu makhlukpun yang akan hidup abadi, semua akan binasa hanya Dzat yang Maha Agung yang akan tetap abadi selamanya (Allah).

Kita sebagai makhluk ciptaan Nya yang paling sempurna  dan paling mulia rasanya tidak terlalu penting untuk memikirkan  proses kematian dan waktu kematian itu tiba. Yang terpenting adalah persiapan kita untuk menghadapi kematian dan hidup setelah mati, sudahkah cukupkah bekal kita untuk hidup setelah mati.

Baca selebihnya »

DR. Zakir Abdul Karim Naik

Konsep Tuhan menurut Dr. Zakir Abdul Karim Naik

(Lanjutan)

DR. Zakir Abdul Karim Naik

DR. Zakir Abdul Karim Naik

Tuhan tidak mengambil bentuk manusia

Tuhan tidak melakukan perbuatan durhaka: Sifat-sifat Tuhan yang Maha Kuasa mencegah kejahatan apapun karena Tuhan adalah sumber keadilan, rahmat dan kebenaran.

Tuhan tidak pernah dapat dianggap sebagai pelaku sebuah tindakan durhaka. Oleh karena itu kita tidak dapat membayangkan jika Tuhan mengatakan kebohongan, berlaku tidak adil, berbuat kesalahan, melupakan sesuatu, atau memiliki kelemahan seperti yang dimiliki manusia. Demikian pula Tuhan dapat melakukan ketidakadilan pada saat Dia memilih, tetapi Dia tidak akan pernah melakukannya karena akan terjadi ketidakadilan dan durhaka.

Al-Qur’an mengatakan:

“Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar ..” [Al-Qur'an 4:40]

Allah dapat menjadi tidak adil jika Dia memilih untuk menjadi seperti itu, jika Allah berlaku tidak adil maka gugurlah ia sebagai Tuhan. Baca selebihnya »

DR. Zakir Abdul Karim Naik

Konsep Tuhan menurut Dr. Zakir Abdul Karim Naik

ZakirName : Zakir Abdul Karim Naik
Born: October 18, 1965 Mumbai
Occupation: Islamic Da’wah
Nationality: Indian
Website: www.irf.net

Beliau adalah seorang dokter medis dengan gelar, Dr Zakir Naik. Beliau terkenal sebagai orator internasional yang dinamis tentang Islam dan Perbandingan Agama. Setiap Orang yang mendengarkan sesi pertanyaan beliau beserta jawabannya akan menjadi merasa heran dan kewalahan saat ia menjelaskan sudut pandang Islam dan mengklarifikasi kesalahpahaman tentang Islam, berdasarkan Al-Quran dan Hadits Shahih yang masing-masing disebutkan surat dan ayatnya.

Beliau tidak hanya belajar Quran dan Hadis dengan sungguh-sungguh, tetapi juga mempelajari beberapa Alkitab, Talmud dan Taurat (kitab Yahudi), Mahabharata dan Bhagwat Gita (kitab suci Hindu), dan kitab-kitab lain sehingga setiap jawaban yang beliau jelaskan sangat memuaskan karena disertai dengan alasan, logika dan fakta-fakta ilmiah. Beliau juga telah mempelajari ratusan bahkan ribuan halaman dari buku-buku yang berbeda dengan sungguh-sungguh serta memiliki pengetahuan ilmiah, fakta-fakta,dan teori-teori matematika. Oleh karena itu Dr .Zakir sangat populer didalam melakukan analisa yang kritis untuk meyakinkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan menantang yang diajukan oleh khalayak khususnya non-muslims, setelah kuliah umum.

Baca selebihnya »

Idul Fitri

Ramadlan dan Idul Fitri

(Yd.I)

Ramadlan dan Idul Fitri di dalam ajaran Islam adalah dua istilah  yang tidak bisa dipisahkan, Ramadlan adalah nama bulan suci dimana umat Islam yang telah memenuhi syarat (salah satunya Baligh) diwajibkan berpuasa. Mereka yang berpuasa tidak boleh makan, minum, melakukan hubungan suami istri dan perbuatan-perbuatan yang dilarang lainnya dari mulai Fajar sampai maghrib. Hal ini bukan berati kita sebagai umat Islam boleh melakukan hal yang tidak benar atau dilarang oleg Islam setelah Maghrib tiba demikian pula setelah lebaran atau hari raya Idul Fitri.

Setelah sebulan lamanya beribadah di bulan suci Ramadlan hal yang sangat ditunggu-tunggu tiba yaitu Idul Fitri dimana hal-hal yang tadinya dilarang  dilakukan  pada siang hari di bulan Ramadlan sekarang diperbolehkan kembali seperti makan, minum, dan melakukan hubungan suami istri. Itulah sebabnya salah satu alasan kenapa hari raya Idul Fitri kita sebut Hari kemenangan. Orang yang berpuasa akan mendapat dua kebahagiaan yaitu berbahagia saat berbuka dan berbahagia saat kelak berjumpa dengan Allah SWT.

Baca selebihnya »