Posted on November 28, 2009 by Comet Computer
Hari Raya Idul Adha
(Yd.I)
Umat Islam setiap tanggal 10 Zulhijah biasa merayakan Idul Adha berupa kegiatan ibadah sholat Ied dan menyembelih hewan qurban. Sehari sebelum penyembelihan hewan qurban disunnatkan untuk berpuasa satu hari. Awal mula ibadah ini berasal dari keluarga Nabi Adam a.s. saat menyuruh kedua anaknya, Habil dan Qabil, berkurban. Hanya saja pada saat itu kurban Habil yang diterima Allah sementara kurban Qabil ditolak dan berakhir dengan pertumpahan darah. Pertimpahan darah ini merupakan pembunuhan pertama di muka bumi yang dilakukan manusia, ketika seorang saudara tega membunuh saudaranya sendiri. Tragedi ini mengingatkan manusia yang berkorban demi kepentingan nafsu bukan saja ditolak Allah tetapi juga mengorbankan manusia lain. Bukannya pahala dan keridloan Allah yang akan ia dapatkan tetapi sebaliknya dosa dan kemurkaan Allah yang akan ia peroleh kelak.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Artikel Persis | Ditandai: Idul Adha, Idul Qurban, Qurba | 1 Komentar »
Posted on November 24, 2009 by Comet Computer
Hukum berlaku untuk rakyat kecil
(Yd.I)
Ibu Minah (55 tahun) seorang nenek dari Banyumas dihukum karena telah mencoba untuk mengambil 3 biji Cacao di perkebunan milik PT Rumpun Sari Antan (RSA). Karena perbuatannya itu dia diganjar 1 bulan 15 hari penjara dengan masa percobaan 3 bulan.
Hebat sekali hukum di Negeri kita Indonesia ini, “saya bahkan kagum atas keputusan hakim yang bisa memvonis hukum bagi perkara tersebut hebat tersebut” Adil ? Adil ? atau ……?. Padahal berita yang saya dengar dari berbagai sumber ternyata Ibu tersebut belum sempat mengambilnya karena keburu ketahuan oleh sang mandor. Bahkan ia sempat meminta maaf dan berjanji tidak akan melakukannya lagi. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Artikel Islam | Ditandai: Huku, keadilan, Nenek Mencuri 3 Biji Kakao | Leave a Comment »
Posted on November 3, 2009 by Comet Computer
Ustadz Siddiq Amin Wafat
(Yd.I)
Inna lillahi wa inna ilaihi raaji’un.

Ustadz Siddiq Amin
Tidak ada seorang pun yang bisa memprediksikan kapan ia akan dipanggil ke Rahmattullah, kapan iaka akan diminta pertanggung jawaban, tidak ada satu makhlukpun yang akan hidup abadi, semua akan binasa hanya Dzat yang Maha Agung yang akan tetap abadi selamanya (Allah).
Kita sebagai makhluk ciptaan Nya yang paling sempurna dan paling mulia rasanya tidak terlalu penting untuk memikirkan proses kematian dan waktu kematian itu tiba. Yang terpenting adalah persiapan kita untuk menghadapi kematian dan hidup setelah mati, sudahkah cukupkah bekal kita untuk hidup setelah mati.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Persis | Ditandai: Ketua Persis, Siddiq Amin, Siddiq Amin Wafat, Ustadz | Leave a Comment »